文章
  • 文章
国际

Menikmati rasa baru“Setjangkir Kopi dari Plaja”

发布时间2016年10月4日下午4:21
2016年10月4日下午4:23更新

'Setjangkir Kopi dari Plaja'bercerita tentang kisah cinta Pak Wi dan kekasihnya yang terpisah jarak dan waktu。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

'Setjangkir Kopi dari Plaja'bercerita tentang kisah cinta Pak Wi dan kekasihnya yang terpisah jarak dan waktu。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

雅加达,印度尼西亚 - Lima tahun sejak kisah Setjangkir Kopi dari Plaja pertama kali dipertontonkan,sejumlah perubahan terlihat di pertunjukan yang digelar pada Senin,3 Oktober di Edwin's Gallery,Kemang,Jakarta Selatan。

Malam itu,Pappermoon Puppet Theater khusus mengundang beberapa wartawan untuk menyaksikan kisah Setjangkir Kopi dari Plaja sebelum pertunjukan dibuka untuk umum pada 5-9 Oktober mendatang。

Memasuki ruang pertunjukan,suasana terasa nyaman dan lapang。 Beberapa karya milik Iwan Effendi,唱了Direktur Artistik Pappermon Puppet Theatre terlihat menyambut kami yang datang。

Sebagian boneka koleksi Pappermoon Puppet Theater yang dipamerkan di Edwin's Gallery。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Sebagian boneka koleksi Pappermoon Puppet Theater yang dipamerkan di Edwin's Gallery。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Pameran ini juga menjadi salah satu bagian dari rangkaian 筹款 jelang diadakannya Pesat Boneka#5 di Yogyakarta,2-4 Desember 2016 kelak。 议程dua tahunan yang juga menjadi alasan terpenting mengapa akhirnya Setjangkir Kopi dari Plaja hadir kembali di Ibukota。

Maria Tri Sulistyani atau yang akrab disapa Ria Pappermoon membuka pertunjukan malam itu。 “Tahun kelima kami mementaskan Setjangkir Kopi dari Plaja dan setiap tahun selalu mengejutkan。 Ini adalah kisah cinta Pak Wi dan kekasihnya yang terpisah selama lima puluh tahun。“

Selama lima puluh tahun,Wi tetap menepati janji tidak menikahi wanita manapun selain sang kekasih。 “Sampai akhirnya tahun lalu,kekasih Pak Wi duduk di barisan pertama penonton dan menyaksikan kami membawakan kisah ini。 Saat itulah kami sadar bahwa semesta yang mengirimkan kami untuk menyamaikan pesan padanya,bahwa cinta itu benar-benar ada,“kata Ria。

Pertunjukan双关语dimulai dan saya dan penonton lainnya terkesima。 Dengan adegan tanpa对话,dengan tata panggung yang atraktif,dengan pencahayaan yang sesuai,dengan gerak boneka yang terkesan'hidup',dengan musik latar yang menyentuh dan yang terpenting,dengan kisah asmara tak kesampaian yang terasa hingga ke hati。

Kisah kasih terpisah jarak dan tragedi

Kisah Setjangkir Kopi dari Plaja adalah kisah cinta milik Widodo(Wi)yang harus meninggalkan kekasih hatinya di Indonesia karena ia harus menempuh pendidikan di Uni Sovyet selama lima tahun,semua atas dukungan pemerintah Orde Lama。

Wi dan kekasihnya harus berpisah karena ia harus berangkat melanjutkan studi ke Uni Sovyet。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Wi dan kekasihnya harus berpisah karena ia harus berangkat melanjutkan studi ke Uni Sovyet。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

空气mata sekaligus kebanggaan menyertai kepergian Wi。 Dengan satu janji,ia akan kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan pendidikannya dan menikah dengan sang kekasih。

Selama menjalin kasih jarak jauh,bertahun-tahun keduanya saling berkirim surat sambil menanti hari pertemuan mereka。 Sayang,hal tersebut tidak pernah terjadi karena setahun sebelum Wi seharusnya menyelesaikan studinya,tragedi besar terjadi di Indonesia。

Adegan saat Wi berusaha keras menyelesaikan studinya agar bisa pulang ke Tanah Air tepat waktu。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Adegan saat Wi berusaha keras menyelesaikan studinya agar bisa pulang ke Tanah Air tepat waktu。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Tragedi yang mengakibatkan Wi tak bisa pulang ke Tanah Air,tak bisa menepati janjinya pada sang kekasih。 Tragedi yang mengubah seluruh jalan hidup Wi dan sang kekasih。

Cerita lama berbungkus kemasan baru

Malam itu,pementasan Setjangkir Kopi dari Plaja memang tak serupa dengan yang lalu。 Ria双关语mengakuinya。 “Ada penambahan adegan karena ini 具体表现 Sebelumnya kisah Setjangkir Kopi dari Plaja sudah dipentaskan di lima tempat berbeda。 Gudang antic,kedai kopi,perpustakaan dan ruang tamu dan sekarang di galeri,“ujar Ria usai menuntaskan pertunjukan。

Ada beberapa detail pertunjukan yang ditambahkan oleh Pappermon Puppet Theatre。 设置panggung juga sedikit berbeda,lebih dinamis。 “Karena ini sebenarnya ruangan yang paling besar yang pernah kami pakai untuk pertunjukan Setjangkir Kopi dari Plaja。 Jadi kami bisa lebih mengeksplorasi set,jadi kami bisa leluasa bergerak。“

设置panggung pementasan'Setjangkir Kopi dari Plaja'kali ini sedikit berbeda dengan yang lama。 Lebih dinamis dan lebih lapang。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

设置panggung pementasan'Setjangkir Kopi dari Plaja'kali ini sedikit berbeda dengan yang lama。 Lebih dinamis dan lebih lapang。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Jika di versi terdahulu,seluruh lokasi adegan selanjutnya seperti dirahasiakan dari penonton,maka untuk yang kali ini,perlakuan yang sama tidak akan terlihat。 Penonton bisa dengan leluasa melihat seluruh pergerakan para puppeteers。

Setelah pertunjukan,penonton bisa melihat lebih dekat seluruh properti yang digunakan saat pementasan。 Seperti boneka kekasih Wi saat muda ini。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Setelah pertunjukan,penonton bisa melihat lebih dekat seluruh properti yang digunakan saat pementasan。 Seperti boneka kekasih Wi saat muda ini。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Interaksi dengan penonton di akhir pertunjukan juga menjadi salah satu poin terpenting yang disajikan Setjangkir Kopi dari Plaja。 Semua penonton akan diizinkan untuk melihat secara langsung seluruh detail boneka dan set yang digunakan di panggung。 Bahkan bisa mencoba memainkan boneka-boneka yang tersedia。

Terdongkrak oleh efek AADC 2

Tak bisa dipungkiri,popularitas Pappermoon Puppet Theatre langsung melejit setelah film Ada Apa dengan Cinta? 2 dirilis。 Maklum saja,pertunjukan Setjangkir Kopi dari Plaja juga terdapat di dalam beberapa adegan di film tersebut。 Rangga dan Cinta dikisahkan pergi menonton pertunjukan ini saat menghabiskan malam bersama di Yogyakarta。

Suasana syuting AADC 2 bersama Riri Riza dan Pappermoon Puppet Theatre。 Foto dari Pappermoon Papper Theatre。

Suasana syuting AADC 2 bersama Riri Riza dan Pappermoon Puppet Theatre。 Foto dari Pappermoon Papper Theatre。

“Setelah itu banyak yang datang nanya jadwal。 Padahal kami ndak punya jadwal Konsekuensi,sih,ya。 Tapi memang setelah AADC 2,意识 masyarakat itu tinggi sekali。 Banyak yang tiba-tiba datang ke studio mau nonton,sementara kami memang tidak pernah bikin pertunjukan,“ungkap Ria lagi。

Ria sedikit menyayangkan karena banyak turis yang datang hanya semata karena mengejar tren AADC 2 tanpa meluangkan waktu untuk mempelajari lebih dalam soal Pappermoon Papper Theatre。 Di sisi lain,Ria dan tim bersyukur ada banyak juga yang memang benar-benar menunjukkan antusiasnya dan ingin belajar banyak soal teater boneka。

“Karena itu kami sedang mempersiapkan Studio Visit di studio kami yang baru nanti。 Tapi semua masih persiapan,belum bisa langsung diluncurkan。 Kami perlu mensosialisasikan juga dengan tetangga-tetangga di sekitar studio kami sebelum kedatangan bis-bis pariwisata besar,“ujar Ria。

Menggalang dana untuk Pesta Boneka#5

Apapun alasannya,pementasan Setjangkir Kopi dari Plaja kali ini memang mengundang animo yang tinggi dari masyarakat Ibukota。 Jika tadinya tiket hanya dialokasikan untuk 500 orang untuk 10 kali pertunjukan,Ria Cs bahkan harus menambah kuota menjadi 600 penonton dengan dua extra show

“Dalam satu minggu saja,yang daftar sudah 700 orang。 Makanya kami hanya bisa mengakomodasi hingga maksimal 600. Dan kami lihat banyak penonton baru。 Senang sekali karena animonya naik。“

Ria bersyukur masyarakat tertarik datang menyaksikan Setjangkir Kopi dari Plaja karena itu berarti menambah dana yang akan masuk untuk dialokasikan ke Pesta Boneka#5 nantinya。

Pesta Boneka adalah ajang dua tahunan yang digagas mandiri oleh Pappermoon Puppet Theater yang akan diselenggarakan di Yogyakarta,2-4 Desember mendatang。

“Kami jarang melihat pertunjukan teater boneka seperti kami di Indonesia。 Karena itu kami mengadakan ini supaya yang seperti kami bisa mendapatkan banyak insight dan bisa tampil。 Ini cara kami untuk pay back dan merayakan teater boneka bersama semua orang,“ujar Ria。

Sejumlah barang-barang商品Pappermoon Puppet Theatre yang bisa dibeli untuk menggalang dana'Pesta Boneka#5'。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Sejumlah barang-barang商品Pappermoon Puppet Theatre yang bisa dibeli untuk menggalang dana'Pesta Boneka#5'。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Ya,pementasan Setjangkir Kopi dari Plaja kali ini memang memiliki gol terbesar untuk menggalang dana untuk menggelar Pesta Boneka#5。 Selain dari penjualan tiket,dana juga akan dikumpulkan dari penjualan sejumlah 商品 Pappermoon Puppet Theater yang juga bisa dibeli pengunjung di Edwin's Gallery saat pertunjukan。

“Ada paket untuk 众筹 juga。 Harganya beragam,dari Rp 100 ribu hingga Rp 5 juta。 Yang termurah,dengan donasi Rp 100 ribu pengunjung bisa berfoto di photobooth bersama boneka Pappermoon Puppet dan hasilnya bisa langsung dicetak dibawa pulang。 Yang termahal,dengan donasi Rp 5 juta pengunjung bisa membawa pulang satu boneka kami,“kata Ria。

Satu paket商品'Setjangkir Kopi dari Plaja'yang bisa diperoleh pengunjung di Edwin's Gallery。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Satu paket商品'Setjangkir Kopi dari Plaja'yang bisa diperoleh pengunjung di Edwin's Gallery。 Foto oleh Yetta Tondang / Rappler.com。

Selain itu,bagi pengunjung yang tidak kebagian tiket,bisa tetap menikmati experience bersama kisah Setjangkir Kopi dari Plaja di Edwin's Gallery。 大唐saja di tanggal 6-16 Oktober(Senin-Jumat)untuk melihat pameran karya Iwan Effendi dan bisa melihat langsung set Setjangkir Kopi dari Plaja。 -Rappler.com。